Heritage TalksHeritage dalam Sudut Pandang KHFF

Heritage Talks: Merawat yang Hidup

Membahas konsep dan kerangka kuratorial KHFF dalam memandang warisan budaya sebagai entitas hidup yang terus bergerak dan dirawat bersama.

Hari & TanggalSabtu, 19 September 2026
Waktu Acara16.00 WIB
TempatRuang Kaca Bawah (Selatan), PDIN Yogyakarta
Heritage Talks: Merawat yang Hidup
KOTABARU HERITAGE FILM FESTIVAL 2026

Heritage Talks: Merawat yang Hidup

Terbuka untuk Umum
Registrasi di Sini
Reservasi Kursi Pendaftaran Terbuka

Amankan tempat duduk Anda untuk sesi ini. Registrasi instan via akun Google.

Registrasi di Sini
Narasumber / Pengisi

Zaki Habibi

Peran

Akademisi & Pengkaji Film KHFF

Tentang Pengisi

Zaki Habibi adalah peneliti media dan budaya visual perkotaan, dosen Ilmu Komunikasi UII, serta penulis buku dan esai foto.

Informasi Tempat & Fasilitas

Venue:Pusat Desain Industri Nasional (PDIN), Jl. Terban, Yogyakarta

Ruang / Lokasi:Ruang Kaca Bawah (Selatan), PDIN Yogyakarta

💡 Disarankan hadir 15 menit sebelum sesi dimulai untuk registrasi kehadiran di lokasi.

Catatan Program

Heritage Talks: Merawat yang Hidup

Tema: “Heritage dalam Sudut Pandang KHFF

Warisan budaya kerap dipersepsikan sebagai artefak masa lalu yang beku, sakral, dan berjarak dari realitas keseharian. Di banyak ruang diskursus, merawat warisan budaya sering kali disempitkan sekadar menjaga fisik bangunan kuno atau mengarsipkan tradisi di balik etalase museum. Padahal, esensi terdalam dari warisan budaya berada pada denyut kehidupan masyarakatnya: bagaimana ingatan kolektif, nilai-nilai, dan identitas terus dihidupi, dipercakapkan, serta disesuaikan dengan tantangan zaman.

Bagi Kotabaru Heritage Film Festival (KHFF), 'Merawat yang Hidup' adalah landasan etis sekaligus tawaran kuratorial. Heritage bukanlah monumen mati, melainkan proses yang terus bergerak dan dirawat bersama. Melalui medium sinema, festival berupaya mengaktifkan memori ruang Kotabaru dan ekosistem budaya Nusantara sebagai panggung dialog antara masa lalu, masa kini, dan masa depan yang partisipatif.

Sesi Heritage Talks ini mengundang publik, peneliti, komunitas, dan pegiat seni untuk membongkar kembali makna warisan budaya dalam sudut pandang sinematik. Bagaimana festival film dapat menjadi wahana pelestarian yang kontekstual dan kritis? Apa peran komunitas dalam merawat lanskap budaya di tengah gempuran modernitas yang seragam? Ruang percakapan ini dirancang sebagai wadah bertukar gagasan untuk bersama-sama merawat dan merayakan apa yang terus hidup di sekitar kita.